Mulailah dengan rutinitas singkat yang bisa dilakukan di sela aktivitas, misalnya melakukan jeda satu menit untuk merapikan nafas dan menyentuh benda di sekitar.
Gunakan tindakan sehari-hari sebagai kesempatan hadir: menyikat gigi, mencuci piring, atau minum teh dapat diubah menjadi momen penuh perhatian.
Latih single-tasking untuk tugas-tugas kecil: lakukan satu hal sekaligus tanpa gangguan gadget untuk merasakan kepuasan tiap tindakan.
Perhatikan indra sederhana—lihat warna, dengarkan suara, rasakan tekstur—sebagai cara cepat kembali ke momen sekarang.
Catat pengalaman singkat di akhir hari, cukup satu kalimat, untuk mengenali pola impuls yang membuat hari terasa lebih ringan.
Ulangi teknik ini beberapa kali sehari agar hadir menjadi bagian natural dari ritme harian.

